Kategori
Berita guru Kegiatan OSIS madrasah

MAN 5 Tasikmalaya Gelar Upacara Bendera, Kapolsek Parungponteng Sampaikan Pesan Penting Tertib Berlalu Lintas, Anti-Narkoba, dan Stop Bullying

TASIKMALAYA – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Tasikmalaya melaksanakan kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih pada Senin (2/11/2026). Upacara yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini terasa istimewa karena menghadirkan Kapolsek Parungponteng, Ipda Wahab Kosasih, S.H., M.Si., sebagai pembina upacara secara langsung.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari kepala madrasah, dewan guru, staf tata usaha, hingga seluruh siswa-siswi MAN 5 Tasikmalaya. Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan madrasah ini merupakan bagian dari program pembinaan dan penyuluhan untuk memperkuat karakter pelajar.

Dalam amanatnya, Ipda Wahab Kosasih menyampaikan sejumlah pesan krusial kepada para siswa. Ada tiga poin utama yang menjadi sorotan dalam arahannya demi keselamatan dan masa depan generasi muda, khususnya para pelajar MAN 5 Tasikmalaya.

1. Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Kapolsek mengingatkan para siswa agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan di jalan raya. Ia menegaskan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara motor, melengkapi surat-surat kendaraan, serta menghindari tindakan berkendara yang membahayakan seperti ugal-uconan atau menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi.

“Keselamatan di jalan adalah yang utama. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan pastikan kelengkapan berkendara demi keamanan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pesan Ipda Wahab di hadapan ratusan siswa.

2. Benteng Diri dari Bahaya Narkoba

Poin kedua yang ditekankan adalah ancaman serius penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Beliau mengimbau para siswa agar menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun, karena sekali mencoba dapat menghancurkan masa depan, prestasi, serta kesehatan fisik dan mental. Peran aktif pelajar untuk saling mengingatkan antarteman juga sangat diharapkan.

3. Hentikan Aksi Perundungan (Stop Bullying)

Menutup amanatnya, Kapolsek memberikan perhatian khusus terhadap isu perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun media sosial. Ia menegaskan bahwa MAN 5 Tasikmalaya harus menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi setiap siswanya.

“Stop segala bentuk bullying, baik secara fisik, verbal, maupun psikis. Saling menghargai dan mendukung antarteman adalah kunci menciptakan suasana madrasah yang kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, pihak MAN 5 Tasikmalaya menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran serta arahan dari Kapolsek Parungponteng. Pihak madrasah berharap pesan-pesan pembinaan tersebut dapat diserap dengan baik oleh para siswa dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat luas.

Upacara yang ditutup dengan doa bersama ini berjalan lancar, tertib, dan diakhiri dengan sesi ramah tamah serta foto bersama antara jajaran Polsek Parungponteng dengan pihak guru MAN 5 Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *