Kategori
akademik Berita guru Siswa

Mengenal Aktivitas Enzim melalui Praktikum Biologi

Tasikmalaya — Bagaimana sebenarnya enzim bekerja di dalam tubuh? Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran Biologi siswa MAN 5 Tasikmalaya ketika mempelajari materi enzim dan metabolisme melalui kegiatan praktikum.

Pada kegiatan ini, siswa memperoleh kesempatan untuk belajar dengan pendekatan eksperimen. Konsep mengenai enzim yang sebelumnya dipelajari melalui pembahasan di kelas kemudian dikaji melalui percobaan sehingga siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai aktivitas enzim.

Siswa melakukan praktikum secara berkelompok dengan mengikuti prosedur yang telah diberikan. Setiap kelompok melakukan percobaan, memperhatikan perubahan yang muncul selama proses berlangsung, serta mencatat hasil pengamatan. Data yang diperoleh kemudian menjadi bahan diskusi untuk mengetahui hubungan antara hasil percobaan dengan konsep kerja enzim.

Menariknya, kegiatan praktikum tidak hanya berfokus pada hasil akhir. Siswa juga belajar bagaimana melakukan pengamatan secara cermat, membandingkan hasil, mengemukakan pendapat, dan menyusun kesimpulan berdasarkan data yang mereka temukan sendiri.

Guru Biologi Dwi Retnawati, S.Pd.Si., mengatakan bahwa pengalaman melakukan percobaan secara langsung dapat membantu siswa membangun pemahaman yang lebih kuat terhadap materi.

“Saya ingin siswa memahami bahwa enzim bukan hanya istilah yang harus dihafalkan. Ketika mereka melakukan percobaan sendiri, mengamati prosesnya, lalu membahas mengapa suatu perubahan bisa terjadi, mereka akan lebih mudah memahami konsep dan mengingatnya.” — Dwi Retnawati, S.Pd.Si.

Pembelajaran melalui praktikum juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan proses sains. Mulai dari mengikuti prosedur, mengamati fenomena, mencatat data, berdiskusi, hingga menyampaikan kesimpulan menjadi bagian dari pengalaman belajar yang mereka jalani.

Melalui kegiatan tersebut, materi enzim dan metabolisme tidak hanya dipahami sebagai rangkaian konsep dalam buku pelajaran, tetapi menjadi pengetahuan yang dipelajari melalui pengalaman. Pembelajaran seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sekaligus membuat proses belajar Biologi semakin menarik dan bermakna.