
Tasikmalaya — Dalam rangka menumbuhkan wawasan sejarah, semangat kebangsaan, serta sikap kritis terhadap berbagai peristiwa yang terjadi dalam perjalanan bangsa Indonesia, siswa MAN 5 Tasikmalaya mengikuti kegiatan nonton bersama film yang mengangkat peristiwa Gerakan 30 September (G30S).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa dengan didampingi oleh guru. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal salah satu bagian penting dalam sejarah Indonesia sekaligus memahami konteks peristiwa yang terjadi pada masa tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, siswa menyaksikan tayangan film dengan tertib dan penuh perhatian. Kegiatan nonton bersama tidak hanya menjadi sarana pembelajaran sejarah, tetapi juga diharapkan dapat menjadi momentum bagi siswa untuk membangun sikap kritis dalam menerima dan memahami informasi mengenai sejarah.
Guru pendamping juga mengarahkan siswa agar tidak hanya melihat tayangan sebagai sebuah tontonan, tetapi menjadikannya sebagai bahan untuk berdiskusi dan memperkaya pemahaman mengenai sejarah bangsa. Siswa didorong untuk mencari informasi dari berbagai sumber sejarah yang relevan sehingga dapat memahami suatu peristiwa secara lebih utuh.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Dengan memahami sejarah, siswa diharapkan dapat semakin menghargai perjuangan para pendahulu, menjaga persatuan, serta memiliki kesadaran untuk turut berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui kegiatan pembelajaran yang dikemas secara kontekstual seperti ini, MAN 5 Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, sikap kritis, dan rasa cinta tanah air pada diri peserta didik.
